Senin, 10 Juni 2013

Puisi "Sudah Saatnya Belenggu ini Hancur"


Dia selalu gelisah
Terpenjara diantara dinding yang basah
Penuh dengan sikap pasif yang membawa resah

Tapi dia bangkit cepat
Tidak percaya dengan kunci yang lambat 
Dan melemparnya kuat-kuat
Lalu melangkah sepenuh tekad

Maka terjadilan perubahan hebat 
yang memancarkan sinar keinginan kuat 
Hingga mampu menghaancurkan pintu yang rapat

Diapun keluar dari penjara
menuju mayapada, cahaya
Dan semesta yang luasnya tak terkira
lalu berteriak sepenuh suara

Inilah jalan kepuncak
Yang belum pernah aku tapak
tapi harus segera ku jejak

Sekeras apapun omongan dari kawan-kawan
sehebat apapun derita yang menghadang di tengah jalan
atau meski orang-orang meragukaan,
dan angin utara datang melawan,
aku akan naik kepuncak awan
Meningalkan pandangan sempit dan kerendahan 
Untuk berjalan sesuai aturan Tuhan
mewujudkan pribadi yang menawan
dan berkreasi dalam kehidupaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar