Kamis, 20 Juni 2013

CERITA INSPIRATIF= ANJING dan SERIBU CERMIN, KEDAMAIAN, THE FROG, LUBANG HATI



Di publikasi oleh : Intan Nur K
KARYA TANPA NAMA (Unknown Author)


            Suatu hari seekor anjing memasuki rumah 1000 cermin. Sesampainya disana, ia melihat ribuan anjing. Di saat ia tersenyum, anjing itu membalasnya dengan senyuman. Kemudia ia melompat, dan anjing-anjing itu melaukan hal yang demikian. Seperti halnya ketika seorang anak mendaki gunung, ia berteriak “aku disini” tiba-tiba terdengar suara menirukan dari suatu arah di gunung.
            Merasa takjub dengan suara gema itu, ia kembali berkata “aku menyukaimu!”, suara itu berkata “aku mnyukaimu”.
Demikian kehidupan itu, kehidupan akan memberikan kembali segala yang kau katakan dan lakukan. Kehidupan kita ini hanyalah pantulan dari perilaku kita, jika kau menginginkan cinta, maka ciptakanlah cinta lebih hanya di hatimu.

Suatu hari, seorang raja menawarkan hadiah yang berlimpah kepada orang yang dapat melukiskan kedamaian.
Pelukis pertama menggambarkan danau yang indah daan gunung-gunung nan teduh di sekelilingnya. Dan lukisan yaang kedua, menggambarkan badai yang ganas dengan hujan deras dan sungai yang mengalir deras. Meski demikian, raja hanya melihat induk burung bersama anak-anaknya bersarang di celah batu, terlindungi oleh dahan pohon cemara.
Kemudian raja berkata “kedamaian tidak berarti harus di dapat di lingkungan yang menyenangkan. Kedamaian adalah ketenangan di hati di tengah badai kehidupan dan lukisan inilah yang selama ini ia cari.”

Suatu hari ada sekelompok kodok yang akan menembus hutan. Tiba-tiba ada dua kodok terjatuh dalam lubang yang dalam. Sementara teman-teman yang lain menggerumuni lubang itu dan terus berkata “kalian tidak akan pernah bisa keluar, kalian akan mati.” Sampai akhirnya kodok yang pertama mati. Sementara kodok yang kedua, ia tuli. Namun, ia terus berusaha untuk melompat tinggi. Sampai akhirnya ia dapat keluar dari lubang. Kodok itu mengira teman-temannya memberi semangat untuknya, jadi :
1.      Ucapan semangat pada seseorang yang sedang putus asa dapat membangkitkan semangat orang itu dan membuatnyaa mampu menjalani hari-hari yang sulit.
2.      Ucapan destruktif kepada orang yang sedang putus asa dapat mematikannya. Karena itu, hati-hati dengan ucapanmu.

Dahulu, ada seorang gadis yang memiliki watak buruk.  Lalu ibunya menyuruhnya untuk menancapkan paku ke pagar setiap ia marah. “jika kamu sudah bisa mengendalikan emosimu, cabutlah paku dari pagar itu.” setelah semua paku itu telah tercabut, ibunya kembali berkata “kau telah berperilaku baik. Tapi lihatlah lubang di pagar itu, tak pernah sama seperti dahulu. Swaktu kau marah-marah, kata-katamu menyebabkan lubang persis di pagar ini.”
Kau dapat menancapkan pisau ke tubuh seseorang dan banyak kata maaf yang kau ucapkan, tapi luka itu akan tetap ada di situ. Luka karna lisanmu, sepedih luka tusukanmu
***Kau adalah sahabatku, dan aku merasa terhormat memiliki teman sepertimu. Tolong maafkan aku telah meninggalkan lubang di pagar hatimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar